Angin Duduk, Memahami, Mengenal Dan Menolong Penderitanya.

Banyak orang kurang mengerti apa itu angin duduk. Apakah sama menyerupai masuk angin biasa, atau masuk angin yg terlampau parah, atau bagaimana? lantas mengapa sering sekali kita mendengar orang meninggal lantaran angin duduk ini. Pembaca budiman, mari kita pahami dahulu wacana angin duduk ini, gejala, penyebabnya, dan bagaimana cara menghadapi apabila kita atau salah satu keluarga kita terkena angin duduk.


Pengertian Angin Duduk

Pada dasarnya angin duduk ini bukan penyakit. Ya betul sekali, bukan penyakit. Juga tidak sama dengan masuk angin biasa yg cukup sembuh dengan kerokan. Angin duduk atau dalam bahasa medis dikenal dengan nama Angina, ialah suatu kondisi dimana penderitanya mencicipi nyeri pada dada yg disebabkan oleh kurangnya asupan darah ke otot jantung dikarenakan adanya penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah yg menuju jantung. Serangan angin duduk ini sanggup terjadi kapan saja dan dimana saja, sehingga kita harus sudah siap saat menghadapi situasi harus berhadapan dengan serangan angin duduk ini.
Dilansir dari alodokter.com, menurut hal - hal yg sanggup memicu penyempitan pembuluh darah, angin duduk ini sanggup digolongkan kedalam 3 jenis, yaitu:
  • Angin duduk stabil (Angina stabil), Angina stabil ialah bentuk angina yang paling umum, biasanya disebabkan oleh Penyakit Jantung Koroner. Penyakit Jantung Koroner inilah yg memicu menyempitnya pembuluh darah sehingga menyumbat pemikiran darah kearah jantung dan menciptakan pasokan oksigen ke jantung menjadi terganggu. Angin duduk stabil ini biasa terjadi lantaran jantung kita harus bekerja lebih keras dari biasanya, contohnya kegiatan fisik (berolahraga atau bekerja berat). Namun sanggup juga dari faktor stress pikiran, merokok, berada pada suhu ekstreme atau makan berlebihan. 
  • Angin duduk tidak stabil (Angina tidak stabil), Sederhananya, angin duduk tidak stabil ini sanggup dibilang lebih parah dari angin duduk stabil. Sering juga disebut sebagai sindrom koroner akut. Kondisi ini sanggup dipicu oleh timbunan lemak atau pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi pemikiran darah menuju jantung. Tidak menyerupai angin duduk stabil, nyeri tanggapan angin duduk tidak stabil akan tetap ada walau penderita sudah berisitirahat dan mengonsumsi obat.  Jika dibiarkan, serangan angin duduk tidak stabil sanggup menjelma serangan jantung.
  • Angin duduk varian (angina prinzmetal), Angin duduk tipe ini lebih jarang terjadi. Dalam perkara ini arteri jantung atau koroner yg memasok darah dan oksigen kejantung menyempit sementara tanggapan spasme. Angin duduk varian sanggup terjadi kapan saja, bahkan saat seseorang sedang beristirahat. Gejalanya seringkali parah. Penyempitan sementara pada arteri menimbulkan pasokan darah ke jantung menurun dan timbulah rasa sakit. Meskipun begitu, tanda-tanda angin duduk varian sanggup diredakan dengan obat-obatan.

Penyebab Angin duduk

Angin duduk disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:
  • Kolesterol, kolesterol tinggi dalam badan akan berpotensi menumpuk di dalam pembuluh darah. Jika ini terjadi, tentu saja darah akan sulit mengalir ke dalam jantung.
  • Diabetes, diabetes ini sanggup memicu rusaknya dinding arteri, dan juga sanggup meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh,
  • Hipertensi, saat pemikiran darah tersumbat, jantung kita akan berpacu lebih cepat demi asupan darah yg dibutuhkan. tekanan yg terlalu tinggi ini akan berpotensi merusak dinding arteri dan pengerasan pada pembuluh darah.
  • Stres, hal ini tentu saja sanggup menimbulkan tekanan darah tinggi
  • Obesitas, obesitas sanggup memicu sejumlah penyakit menyerupai diabetes, dan penyakit jantung. 
  • Merokok, kegiatan merokok ternyata sanggup menimbulkan menumpuknya kolesterol pada pembuluh darah dan menimbulkan pemikiran oksigen menjadi tersumbat.
  • Riwayat, apabila kita pernah mengalami tanda-tanda penyakit yg bekerjasama dengan jantung, atau ada salah satu keluarga pribadi yg mempunyai penyakit jantung, maka kita berpotensi besar untuk mengalami tanda-tanda angin duduk.
  • Kurang berolahraga, olahraga secara teratur sanggup membantu melancarkan pembuluh darah sehingga jantung lebih sehat
  • Faktor usia, semakin bertambah usia maka kelenturan pembuluh darah akan semakin berkurang dan mengeras sehingga sanggup menimbulkan penyempitan pembuluh darah

Bagaimana mencegah dan mengobatinya?

Anda sanggup mencegah angin duduk ini dengan menerapkan gaya hidup sehat, tidak merokok, mengkonsumsi sayur hijau, buah-buahan, tidak merokok dan berolahraga secara teratur.
Mungkin kata-kata diatas terdengar klise namun memang begitulah adanya. Anda juga sanggup merubah sajian makanan anda dengan mengurangi jenis makanan yg mempunyai lemak jenuh dan kolesterol tinggi, menghindari minuman keras, dan hindari stress berlebih.
Untuk dukungan pertama mengobatinya, berikut ialah cara yg berhasil dilansir dari merdeka.com.

"Pertama ialah oleskan minyak angin di pecahan perut, dada, pinggang, dan punggung anda. Lalu tempelkan 2 botol air hangat di pecahan ulu hati atau pecahan perut depan kawasan angin duduk tidak mau keluar. Sedangkan botol yang kedua letakkan pada telapak kaki. Posisi Anda harus rebahan dengan menghadap ke atas untuk melaksanakan hal ini.

Jika angin tetap tidak mau keluar, pakailah jaket hangat dan selimut tebal. Tunggu hingga badan Anda mengeluarkan keringat hambar dan Anda sanggup buang angin.

Selain cara tersebut, Anda sanggup mengonsumsi obat yang mengandung nitroglycerin. Sebab zat ini berfungsi untuk mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Jika Anda tidak menemukan obat ini, Anda sanggup mengonsumsi obat Antiplatelet (sel pembeku darah) untuk melonggarkan sumbatan yang terjadi. Obat Antiplatelet yang paling murah dan paling umum dijual ialah Aspirin. Selain membantu untuk melonggarkan penyumbatan, aspirin juga bermanfaat untuk mengatasi nyeri yang terjadi."

source: 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel