20 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan | Bab 2
11. Memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerja sel
Saat puasa terjadi perubahan dan konversi yang masif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan, sebelum didistribusikan dalam badan terjadi format ulang. Sehingga, menawarkan kesempatan tunas gres sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya. Pola makan ketika puasa sanggup mensuplai asam lemak dan asam amino penting ketika makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel gres dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati. Jumlah sel yang mati dalam badan mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi.
12. Sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin
Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 hingga 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan memberi santunan terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata sanggup meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja prosedur lokal pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada jadinya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
Baca juga : Berwudhu Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa
13. Dalam keadaan puasa ternyata sanggup meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Penelitian memperlihatkan ketika puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalami kenaikkan pesat. Pada penelitian terbaru memperlihatkan bahwa terjadi penurunan kadar apo-betta, menaikkan kadar apo-alfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut sanggup menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah.
14. Penurunan banyak sekali hormon salah satu diam-diam hidup jangka panjang
Penelitian endokrinologi memperlihatkan bahwa referensi makan ketika puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi masakan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan banyak sekali hormon tersebut merupakan salah satu diam-diam hidup jangka panjang.
15. Bermanfaat dalam pembentukan sperma
Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil selesai kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan imbas kedua testis.
16. Bermanfaat untuk penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis
Manfaat lain yang perlu penelitian lebih jauh ialah imbas puasa pada membaiknya penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis. Parameter yang diteliti ialah fungsi sel penetral (netrofil) dan progresifitas klinis penderita. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa terdapat kekerabatan antara membaiknya radang sendi dan peningkatan kemampuan sel penetral dalam membasmi bakteri.
17. Memperbaiki hormon testoteron dan performa seksual
Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar banyak sekali hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan. Namun hanya bersifat sementara alasannya ialah beberapa hari sehabis puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnya
Baca juga : Berpuasa Sehat dengan Tidur Sehat
18. Memperbaiki kondisi mental secara bermakna
Seorang peneliti diMoskow melaksanakan penelitian pada seribu penderita kelainan mental termasuk skizofrenia. Ternyata dengan puasa sekitar 65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna. Berbagai penelitian lainnya memperlihatkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi risiko kompilkasi kegemukan, melindungi badan dari watu ginjal, meredam gejolak seksual kalangan muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi.
19. Peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia
Manfaat puasa bagi kehidupan psikososial memegang peranan penting dalam kesehatan manusia. Dalam bulan berkat terjadi peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia. Hubungan psikologis berupa komunikasi dengan Allah akan meningkat pesat, alasannya ialah puasa ialah bulan penuh berkah. Setiap doa dan ibadah akan berpahala berlipat kali dibandingkan biasanya. Bertambahnya kualitas dan kuantitas ibadah di bulan berkat akan juga meningkatkan komunikasi sosial dengan sesama insan baik keluarga, saudara dan tetangga akan lebih sering. Berbagai peningkatan ibadah secara eksklusif akan meningkatkan kekerabatan dengan Pencipta dan sesamanya ini akan menciptakan jiwa lebih aman, teduh, senang, gembira, puas serta bahagia.
20. Menurunkan adrenalin
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah ketika puasa ternyata sanggup menurunkan adrenalin. Saat murka terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata sanggup meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak ibarat jantung koroner, stroke dan lainnya.
Berbagai kajian ilmiah melalui penelitian medis telah memperlihatkan bahwa ternyata puasa sebulan penuh ketika bulan ramadhan bermanfaat sangat luar biasa bagi badan manusia. Sebaliknya banyak penelitian memperlihatkan bahwa puasa berbeda dengan starvasi biasa, secara umum tidak akan mengganggu badan manusia. Dalam mencermati temuan ilmiah tersebut akan lebih diyakini bahwa berkah kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa ternyata bukan sekedar teori dan opini. Manfaat puasa bagi kesehatan sebagian telah terbukti secara ilmiah. Wajar saja, bahwa puasa ialah ketika yang paling ditunggu oleh kaum muslim alasannya ialah memang terbukti secara ilmiah menjanjikan berkah dan mukjizat dalam kesehatan manusia.
Halaman sebelumnya
